Tidak Penting Jago Bicara, yang penting Jago Menata Hati

Setiap Perkataan yang tidak cocok dengan hati, tidak akan ada rasanya

Rosululloh SAW Bersabda :

Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati (jantung)” (HR. Bukhari no. 52 dan Muslim no. 1599).

Bila Perkataan keluar dari hati yang tulus akan beda rasanya dan lebih bertenaga serta menggugah

seperti ilustrasi berikut ini

ibu pertama dengan nada yang tinggi

“nak ibu sayang padamu, siang malam airmata ibu tidak perch kering memohon kepada Alloh agar engkau menjadi anak yang mulia,sholeh bahagia dunia akhirat, ibu mau berkorban apa såja demi kebahagiaan mu nak, ibu lakukan tanpa pamrih sedikitpun”

ibu kedua memeluk anaknya  dengan lembut dan sambil bicara dalam hati dengan Lirih

“Ya alloh, ampuni hambamu ini yang belum bisa menjadi orang tua yang baik, belum menjadi contoh yang baik, belum bisa mendidik, belum bisa mendoakan dengan tulus” salu berkata kapada anak, ‘nak maafkan ibu ya, doakan ibu yang banyak.

coba bandingkan, mana yang sekiranya terasa oleh anak?

jadi tidak penting jago bicara dan banyak di kagumi orang kalau tidak sesuai dengan hati dan perbuatan,

makanya bila kita sering mengevaluasi hati dan sering membersihkan hati, kata kata yang keluar itu akan bertenaga, menggugah dan merubah, seperti Halnya Rosululloh SAW, sangat sedikit bicara tapi ketika bicara sampai sekarang terasa manfaatnya, kenapa? karna rosululloh SAW hatinya bersih,,

semoga kita pandai mengelola hati agar ucapan dan perbuatan sesuai dengan hati… Aaammiin

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*