Rumus 2B2L Memperbaiki Silaturahmi

Silaturahim adalah tersambungnya hati. Karena, banyak yang secara fisik saling berdekatan, tapi hatinya saling berjauhan. Namun, banyak juga yang secara fisik saling berjauhan, tapi hati dekat.

Berikut ini beberapa kiat yang terangkum dalam 2 B 2 L, supaya silaturahim antara kita dengan saudara kita semakin erat terjaga.

Pertama, bijak menyikapi kekurangan dan kesalahan orang lain. Tidak ada manusia yang sempurna dan suci dari kesalahan, setiap orang adalah tempatnya salah dan lupa. Keurangan orang lain semestinya menjadi ladang amal bagi kita untuk saling mengingatkan dalam kebaikan dan menjadikan kesalahan orang lain sebagai pelajaran untuk tidak diikuti.

Kedua, berani melihat kebaikan dan jasa orang lain. Untuk apa? Untuk kita balas sebagai ungkapan rasa terima kasih. Karena berterima kasih kepada manusia adalah bagian dari sikap bersyukur kepada Alloh Swt. Rosululloh Saw. bersabda, “Barangsiapa yang tidak bersyukur (berterimakasih) kepada manusia, maka dia tidak bersyukur kepada Alloh.” (HR. Tirmidzi)

Ketiga, lihat kekurangan dan kesalahan diri. Manusia adalah tempatnya salah dan lupa, tapi jauh lebih berbahaya jikalau kita tidak memiliki mental untuk menyadari dan mengakui kekurangan dan kesalahan diri sendiri. Karena sifat ini akan menjauhkan kita dari perbaikan diri dan malah mendekatkan kita pada kesombongan.

Keempat, lupakan jasa dan kebaikan diri. Tidak perlu merasa hebat (ujub) atas kebaikan diri kita. Karena perasaan seperti itu hanya akan membuat amal baik kita menjadi sia-sia. Tidak perlu mengungkit-ungkit, apalagi mengharap pamrih. Lakukanlah kebaikan, bantulah sesama, kemudian lupakan dan berserah dirilah kepada Alloh Swt.

Mudah-mudahan empat kiat ini menjadi bagian dari ikhtiar kita dalam menjalin silaturahim yang indah dengan saudara-saudara kita. Dan, hanya kepada Alloh kita berserah diri. Wallohua’lam bishowab.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*