Mujahadah Bersihkan Hati

 

Jangan meremehkan siapapun, karena Allah tau persis isi hati hambaNya.

Allah sangat memeriksa kebersihan hati dan sangat Tau apa yg dibisikkan hati.

Allah SWT berfirman:

“Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.”
(QS. Qaf: Ayat 16)

Mungkin seseorang ilmunya sedikit, ibadahnya pas-pasan, bacaan al-Quran-nya salah, tapi hatinya takut ke Allah.

Allah Maha Tau dan memperhatikan ketulusan hambaNya dalam melakukan kebaikan-kebaikan.
Cara Allah menilai berbeda dengan kita menilai orang lain.
Allah menilai dengan adil dan sempurna.

Hati-hati dengan ujub, riya’, dengki, takabur yang memusnahkan amal.
Apa artinya berilmu dan beribadah jika membuat hati kotor.
Lebih baik yg berlumur dosa tapi sangat takut ke Allah lalu taubat nasuha,
dan lebih baik punya ilmu sedikit tapi diamalkan dengan sebaik-baiknya dan ikhlas.

Jadi kuncinya, harus sangat serius memperhatikan isi hati dan bermujahadah membersihkan hati.
Jika tidak, berarti tak serius ingin dekat dengan Allah, tak ingin dicintai Allah, dan tak berminat jadi ahli surga bertemu dengan Allah.

Semoga menjadi bahan renungan kita untuk mujahadah mengejar target bersih hati (Qolbun Salim).
Karena Keyakinan kepada Allah berbanding lurus dengan Qolbun Salim.

 

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*