Jangan Mengatur Alloh

ketika sesuatu terjadi tidak sesuai dengan yang kita harapkan, tahan diri untuk mengeluh. Apalagi sampai berprasangka buruk kepada Allah. Mengatakan Allah tidak adil, atau perkataan-perkataan lain yang malah membuat kita kufur.

Lalu, bagaimana agar kita memiliki kemampuan menghadapi sesuatu yang tidak diharapkan dengan tenang dan berprasangka baik kepada Allah? Salah satu ikhtiar yang bisa dilakukan, yakni memiliki sikap siap menghadapi yang cocok maupun tidak cocok dengan keinginan kita.

Mengapa harus siap? Karena kita punya rencana dan Allah SWT pun punya rencana. Sedangkan yang pasti terjadi adalah rencana-Nya. Mustahil dalam hidup ini seluruh keinginan kita terwujud sepenuhnya.Nyata sekali ternyata di antara sekian banyak peristiwa yang kita alami, jauh lebih banyak yang tidak cocok dengan keinginan kita, dibanding dengan yang cocok dengan keinginan. Namun demikian, hidup ini tetap berjalan terus.

Andai saja semua keinginan terjadi sepenuhnya, sungguh tak ada lagi yang menarik dalam hidup ini. Dunia ini pun akan kacau balau. Bayangkan saja jika setiap yang ingin menjadi presiden lalu terkabul keinginannya, tentulah kehidupan kita menjadi kacau dan memang tidak mungkin terjadi.

Sebagaimana Allah SWT berfirman, “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. al-Baqarah [2]: 216)

Sesungguhnya tugas kita bukanlah mengatur Allah SWT. Yakni mengatur agar setiap kehendak-Nya sesuai dengan keinginan kita. Tugas kita adalah meluruskan niat, sehingga niat dan keinginan kita lurus karena Allah semata.

Tugas kita pun kemudian menyempurnakan ikhtiar di jalan yang Allah sukai. Lalu, pasrahkan sepenuhnya. Bertawakal kepada Dzat Yang Mahatahu segalanya, yang tidak pernah mengecewakan hamba yang bertawakal kepada-Nya.

sumber:http://www.daaruttauhiid.org/artikel

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*